Friday, March 18, 2011

Tamarind Perumahan yang memakai I Brick


Dewasa ini, perumahan yang mengusung konsep go green dalam setiap produknya terus merebak. Mereka berlomba-lomba membangun hunian rumah dengan mengedepankan faktor alam sebagai nilai jual. Kendati demikian, konsep perumahan go green tidak semata menanam banyak pohon di lingkungan rumah atau perumahan. Tetapi lebih dari itu ada konsep rumah yang komprehensif mulai dari perencanaan rumah, pemetaan lingkungan, mutu bangunan rumah , hingga menerapkan laku hidup yang bersahabat dengan lingkungan oleh warga perumahan tersebut. Hal inilah yang diterpakan oleh Tamarind, sebuah town house yang dikembangkan PT. Tri Putra Graha.

Kualitas Mutu Bangunan Rumah

Lingkungan perumahan yang bagus, tertata apik serta berwawasan lingkungan menjadi keunggulan town house yang berlokasi di kecamatan Ciputat, Tanggerang Selatan ini. Perumahan mudah diakses dari Jakarta Selatan melalui tol JORR dan Ulujami-Serpong exit di pintu pondok Ranji. Perumahan Tamarind menyampaikan secara transparan detail proyeknya kepada calon konsumen, mulai dari kondidsi awal lahan yang bekas kebun, cara pematangan lahan yang memperhatikan kontur tanah, pengaturan sumur-sumur resapan di setiap rumah dan bak kontrol di sejumlah titik di area publik perumahan yang menjamin tidak banjir. "Kami menggunakan material yang berkualitas dan proses pembangunan yang terencana secara matang hingga masalah sanitasi rumah dan lingkungan rumah yang dapat dipertanggungjawabkan dengan garansi minimal 5 tahun," jelas Angelina Komara, Direktur Utama PT. Tri Putra Graha.

Bangunan rumah pada town house yang didesain oleh arsitek Yori Antar ini dibuat semaksimal mungkin dengan struktur dan fondasi yang kuat dan kokoh sesuai design-nya. Angela menjelaskan, tiap unit design rumah yang dibangun memakai pondasi tiang pancang 20 titik dengan ukuran 20 x 20 cm dan kedalaman 12 - 15 meter, dengan mutu beton K 500 dan struktur bangunan pengecorannya menggunakan pasir silika, dengan tulangan besi (16 ulir) sehingga memungkinkan rumah tahan gempa. Dinding, pagar rumah dan pagar kawasan di -design menggunakan I-Brick yang memiliki tingkat ketahan api. Selain itu, lampu kawasan di back up generator dan sekuriti 24 jam dilengkapi dengan CCTV.

Unit Terbatas
Perumahan Tamarind berdiri di atas lahan seluas 6.851 m2. Lahan rumah yang terbatas menjadikan kawasan ini terlihat eksklusif, karena unit rumah yang dibangun pun terbatas hanya sebanyak 26 unit. Dengan mengusung tema where tradition meets modern, Perumahan Tamarin hadir dengan design yang menarik sesuai iklim torpis. Semua unit rumah-nya dua lantai memiliki tiga kamar tidur plus satu kamar pembantu dengan luas bangunan rumah bervariasi antara 117 - 126 m2, luas lahan rumah berkisar antara 121 m2 - 172 m2. Koefisien dasar bangunan rumah 50%, setiap unitnya masih memiliki lahan terbuka yang cukup luas di halaman depan, samping dan belakang yang sebagian besar difungsikan untuk taman sekaligus area resapan air. Lingkungan juga ditata dengan lansekap yang indah. Kami menanam aneka tanaman apotik hidup di taman lingkungan perumahan, sehingga bisa dimanfaatkan warga," lanjut Angelina.

Harga rumah di Tamarin sekitar Rp. 848.450,- juga hingga Rp. 1,1 M dengan sertifikat HGB yang sudah dipecah. Dilengkapi garansi-garansi, "as-build drawing", manual book untuk pemeliharaan rumah karya Tri Putra.*** (Sinta)

menjual rumah yang menguntungkan

Jumlah agen properti dari yang profesional sampai baru memulai usaha bisnis properti saat ini sangat banyak. Salah-salah pilih bisa jadi Anda akan menemui kerugian dan penyesalan. Oleh karena itu selektif dalam memilih agen properti mutlak diperlukan, sehingga kerjasama tersebut bisa saling menguntungkan.

Beberapa faktor yang perlu menjadi pertimbangan pemilik dalam memilih agen properti yaitu :

  1. Agen properti yang terdaftar dan berlisensi.
  2. Catatan transaksi yang baik dan berprestasi.
  3. Memiliki jaringan yang luas, jika pemilik ingin memasarkan properti di luar negeri maka harus memilih agen yang memunyai jaringan nasional dan internasional.
  4. Mendapatkan dukungan penuh dari kantor agen, berupa kerjasama dengan lembaga hokum, appraisal, periklanan, dan bank.
  5. Profesionalitas agen. Seorang agen yang profesional dan mengerti kebutuhan pemilik properti.
  6. Adanya kenyamanan dari seorang agen dengan menunjukkan bukti prestasi penjualan properti yang telah diraih dan jumlah transaksi yang pernah terjadi.

Seorang agen yang professional harus memiliki kemampuan dasar seperti :

  1. Mengenal daerah / lokasi properti pemilik dengan baik, seperti fasilitas-fasilitas yang mungkin diperlukan.
  2. Memunyai akses informasi data listing yang selalu up date.
  3. Memiliki pengetahuan dalam mencari properti yang tepat.
  4. Turut membantu perhitungan biaya perbaikan properti yang dibeli seandainya properti tersebut dalam keadaan kurang baik atau properti second.
  5. Memiliki pengertian akan kebutuhan dan kepuasan dalam melakukan transaksi.

membuat imb dari pengukuran tanah

Mengukur tanah adalah sebuah pekerjaan mudah, akan tetapi jika pelaksanaanya kurang hati-hati dapat menimbulkan kesalahan atau bahkan bisa jadi ribut sama tetangga. Sebelum membangun rumah kita mengukur tanah terlebih dahulu, hasil pengukuran tanah inilah yang nantinya digunakan untuk membuat desain rumah lengkap sekaligus mengurus surat izin mendirikan Bangunan rumah ( IMB ).

Data pengukuran tanah yang diperlukan untuk membuat IMB maupun gambar kerja rumah adalah:

  1. Panjang dan lebar tanah.
  2. Luas tanah.
  3. Posisi tanah terhadap jalan raya dan bangunan disekitarnya agar posisi rumah nantinya tidak makan tanah tetangga.
  4. Bentuk tanah.
  5. Tinggi permukaan tanah dari jalan raya atau muka air banjir setempat.

Peralatan yang dapat digunakan untuk mengukur tanah antara lain:

  1. Roll Meter
  2. Water pass
  3. Benang Ukur
  4. Pengukur Sudut
  5. Teodholit
  6. Kalkulator.

Cara mengukur tanah untuk membangun rumah adalah:

  1. Membersihkan lahan dari rintangan yang akan menghalangi pengukuran, tapi kalau rintanganya besar ya jangan diangkat gak kuat kali, untuk mengatasinya dapat digunakan rumus cara mengukur tanah dengan membuat garis pinjaman dilahan tanah kosong.
  2. Mengukur panjang dan lebar tanah dengan roll meter atau theodolit.
  3. Mengukur sudut tanah dengan dengan theodolit maupun pengukur sudut sederhana.
  4. Mengukur lebar jalan raya.
  5. Mengukur bangunan yang ada di sekitar lahan tanah rencana pembangunan rumah.
  6. Membuat gambar sketsa hasil cara mengukur tanah secara tepat, dan jika dimungkinkan mengukur kembali untuk mengecek keakuratan.

Saturday, March 5, 2011

Batasan Baru Rumah Sederhana Bebas PPN

Berharap Berkah Insentif Pajak
Koran Jakarta, 4 Maret 2011

Program pembangunan rumah yang harganya terjangkau masyarakat kecil ini diharapkan mampu menggenjot pasokan hunian di Indonesia. Saat ini, angka kebutuhan rumah (backlog) di Indonesia berkisar pada angka 7,1 juta hingga 8 juta unit rumah. Namun, selisih tersebut bisa jadi akan semakin menciut sebab ada kabar gembira dari kantor Lapangan Banteng. Pemerintah, melalui Menteri Keuangan, sudah menerbitkan insentif pajak lewat Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) No 31/PMK/03/2011 tentang Batasan Rumah Sederhana dan Rumah Sangat Sederhana yang atas Penyerahannya Dibebaskan dari Pengenaan PPN.

Kebijakan tersebut merupakan insentif bagi industri properti untuk meningkatkan pasokan rumah seiring dengan meningkatnya permintaan yang tinggi, sekaligus memicu investasi dan meningkatkan bisnis properti. Permenkeu ini menetapkan batasan nilai penyerahan rumah sederhana bebas pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 15 juta rupiah menjadi 70 juta rupiah. Dengan demikian, batasan harga jual rumah sederhana dan sangat sederhana yang bebas PPN menjadi 70 juta rupiah dari semula 55 juta rupiah.

Selain itu, juga ditetapkan batasan luas bangunan rumah sederhana dan rumah sangat sederhana yang mendapatkan fasilitas pembebasan PPN, yakni maksimal 36 meter persegi sesuai dengan standar kebutuhan minimal rumah yang layak untuk satu keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan dua orang anak. Permenkeu yang berlaku efektif pada 1 Maret ini melegakan konsumen dan pengembang sekaligus mengakomodasi minat MBR untuk memiliki rumah.

Sebelum adanya Permenkeu ini, pengembang sempat serbasalah menjual hunian bagi MBR karena rumah dengan batasan harga di atas 55 juta rupiah sudah kena pajak 10 persen. Alhasil, pengembang menaikkan harga jual rumah dengan mem bebankannya kepada konsumen. Sebagai ilustrasi, rumah se harga 55 juta rupiah dinaikkan menjadi 5,6 juta ru piah yang dibebankan ke konsumen. “Dengan adanya Per men keu ini, konsumen diuntungkan,” kata Ketua REI Setyo Maharso.

Setyo mengatakan insentif pajak ini akan memicu pengembang untuk tidak menaikkan harga jual. Pendapat senada juga diungkapkan oleh Eddy Ganefo, Ketua Apersi. Pengembang, kata Eddy, merespons insentif kebijakan ini agar bisa menekan harga jual rumah. Imbasnya pengembang berani mematok target pembangunan rumah sejahtera bagi masyarakat berkantong pas-pasan ini. “Setelah terbitnya insentif pajak, kami menargetkan pembangunan rumah sejahtera sebanyak 60 ribu unit di tahun ini.

Sebelum adanya Permenkeu kami belum berani memasang target,” papar Eddy. Target Apersi itu merupakan data sementara sambil menunggu data-data tambahan dari pengembang yang bernaung di Apersi. Tahun ini, Kemenpera mematok target pembangunan rumah sebanyak 210 ribu unit, sebanyak 30 persen dari total terget Kemenpera tersebut sanggup dipenuhi oleh Apersi. Dengan demikian, masalah backlog perumaham nantinya bisa menurun juga seiring dengan adanya insentif pajak tersebut.

Di sisi lain, Teguh Satria Ketua Dewan Pertimbangan REI menyatakan Permenkeu No 31/PMK/03/2011 dinilai belum terintegrasi dengan Peraturan Menteri Perumahan Rakyat (Permenpera) No 14 Tahun 2010 mengenai Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Sebab, berdasarkan Permenpera No 14 Tahun 2010, yang berhak untuk menerima FLPP untuk rumah sejahtera tapak adalah MBR dengan pendapatan maksimal 2,5 juta rupiah untuk mencicil KPR rumah seharga 80 juta rupiah.

Tuesday, February 22, 2011

Mortar Instan- Lebih Cepat Lebih Berkualitas

http://www.housing-estate.com/index.php?option=com_content&task=view&id=1417&Itemid=137


Kualitas dan komposisi bahan bakunya ditakar akurat dan diaduk dengan mesin terkomputerisasi.

Semen atau mortar instan untuk pasar ritel mirip baja ringan. Awalnya, hanya ada satu dua merek seperti Mortar Utama (MU). Tapi, begitu konsumen mulai familiar dengan bahan bangunan itu, pemain baru pun bermunculan. Sebenarnya mereka sudah lama memasarkan mortar, tapi hanya untuk pasar proyek. Baru belakangan masuk ke pasar ritel (dijual eceran dalam kemasan 40 – 50 kg).

Mortar instan adalah adukan semen dan pasir ditambah bahan lain yang pencampurannya dilakukan dengan mesin (biasanya dari Jerman) secara terkomputerisasi. Karena itu kualitas bahannya lebih terjamin dengan komposisi adukan akurat. Pasirnya pasir silika dengan kadar lumpur rendah, sudah dikeringkan, dan terkontrol gradasi kehalusannya sesuai tujuan penggunaan.

Mortar instan diproduksi secara spesifik sesuai peruntukan: untuk pasangan bata, plesteran, acian, pasangan keramik, dan seterusnya. Sebab itu setiap merek tersedia dalam banyak jenis. Drymix misalnya, memiliki hingga 70 varian produk. Sementara MU menawarkan 25 jenis. Untuk dinding spesifikasi produk ditekankan pada daya rekat, untuk lantai pada daya tekan atau kekuatan. Sedangkan Asana Mortar 16 jenis untuk proyek dan lima untuk pasar ritel.

Konsumen tinggal memilih sesuai kebutuhan. Lalu tambahkan air, aduk sempurna, dan aplikasikan sesuai petunjuk. Lebih cepat, lebih bersih, tanpa bahan terbuang (waste). Mirip kopi instan. Karena itu disebut mortar atau semen instan atau pre-mixed mortar. “Mortar instan itu inovasi bahan bangunan yang lebih praktis dan cepat, sebagai jawaban atas kelemahan cara-cara konvensional,” kata M Pasha Amandhita dari PT Drymix Indonesia, produsen Drymix.

Mortar konvensional
Lawan mortar instan adalah mortar konvensional, adukan semen dan pasir yang biasa dibuat tukang bangunan. Campuran dibuat sesuai tujuan aplikasi dengan pembedaan menurut rasio semen dengan pasir (1:1, 1:3, 1:4 dan seterusnya). Semua berdasarkan perkiraan tukang sehingga kualitas adukan tidak konsisten, terlalu basah atau kurang air.

Kualitas pasir dan pengayakannya juga sulit dikontrol. Misalnya, pasir kurang halus, basah dan bercampur lumpur atau bahan organik lain. Belum banyaknya bahan terbuang karena perlu ruang logistik lebih banyak tanpa standar aplikasi, dan lebih sulit menjaga kerapian/kebersihan lapangan.

Untuk aplikasi tertentu seperti acian atau pasangan bata ringan, mortar instan juga ditambahi filler (bahan pengisi) dan aditif lain untuk menguatkan daya rekat, fleksibilitas, dan kedap air. Untuk pasangan beton ringan misalnya, sulit membayangkan aplikasi bisa sangat tipis dengan mortar konvensional yang tidak mengandung filler.

“Makanya, plesteran mortar konvensional porinya besar-besar karena tidak ada filler-nya. Setelah kering dindingnya juga retak-retak akibat proses hidrasi yang kurang sempurna. Pengaruhnya, acian jadi boros, hasil pengecatan tidak optimal,” ujar Anto P Suparmanto, Technical Application & Development Manager PT Cipta Mortar Utama, produsen MU.

Tapi, itu tidak berarti mortar konvensional tidak bisa bagus. “Bisa asal dikerjakan sesuai waktu-waktunya. Misalnya, pasang bata, lalu tunggu beberapa hari. Diplester, tunggu lagi. Masalahnya, sekarang semua pengen serba cepat tapi tetap bagus. Karena itu muncul mortar instan,” kata Pasha.

Lebih hemat
Agus Sugiarto, Retail Sales Manager PT Astasiti Mahadhana, produsen Asana Mortar, menyebutkan, pengerjaan dinding dengan mortar instan sampai bisa dicat, butuh sekitar 10 hari. Sedangkan dengan mortar konvensional sekitar tujuh minggu. Perhitungan seorang eksekutif perusahaan mortar, untuk pekerjaan dinding dengan blok bata ringan berukuran 600x200x100, menggunakan mortar instan dengan tebal aplikasi tiga mm, biayanya sekitar Rp65 ribu/m2 termasuk upah.

Pekerjaan serupa dengan bata merah berukuran 180x100x40 memakai mortar konvensional, sekitar Rp75.000. Artinya, mortar instan lebih hemat dengan hasil lebih baik. Masalahnya, banyak tukang belum menguasai aplikasi atau tidak disiplin mengikuti petunjuk. “Dan, kalau sudah salah, aplikasi pun bermasalah. Boros, lama keringnya, dan retak. Dan yang disalahkan produknya,” kata Agus yang didampingi Adi Wijaya, Promotion Manager PT Astasiti Mahadhana.

Terlebih, pemakaian mortar instan perlu disesuaikan dengan material pasangannya. “Misalnya, untuk finishing dinding jangan hanya lihat mortarnya, tapi juga pilihan brick (bata)-nya. Mau pakai bata merah tapi mortarnya tipis lima milimeter, ya nggak maksimal,” ujar Pasha. Menurut Adi, untuk pasangan bata merah dan plester misalnya, tebal aplikasi mortar instan > 10 mm, sedangkan untuk pasangan bata ringan dan acian cukup 1,5 – 3 mm.

Ada juga faktor habit. Tukang biasa bekerja borongan. Kalau diminta memakai mortar instan, mereka khawatir upahnya berkurang. Karena itu semua produsen memberikan program edukasi, mulai dari presentasi, training di lapangan, sampai supervisi dan bantuan teknis kepada konsumen (proyek dan ritel). “Kalau ada keluhan mortar instan itu lebih mahal, itu karena kekurangpahaman tukang dalam pengaplikasian,” kata Pasha.

Harga Beberapa Mortar Instan
Merek Jenis Harga (Rp)

Mortar Utama






Asana Mortar





Asana Mortar




MU-100 plester premium
MU-200 acian plesteran dan beton
MU-300 pasangan bata
MU-380 perekat bata ringan
MU-450 perekat keramik lantai
MU-400 perekat keramik dinding

Acian plesteran dan beton
Acian plesteran
Plesteran dan perekat bata merah
Perekat bata ringan
Perekat keramik

Acian plesteran dan beton
Acian plesteran
Plesteran dan perekat bata merah
Perekat bata ringan
Perekat keramik

50.000/40 kg
132.000/40 kg
40.000/40 kg
122.000/40 kg
166.000/40 kg
115.000/25 kg

129.500/40 kg
99.000/40 kg
65.000/50 kg
145.000/50 kg
195.000/50 kg

129.500/40 kg
99.000/40 kg
65.000/50 kg
145.000/50 kg
195.000/50 kg

Sumber: Wawancara HousingEstate dengan produsen mortar, Juni-Juli 2008

Seperti Selai Dengan Roti
Setiap produsen mortar instan juga memproduksi beton ringan (aerated lightweight concrete/ALC atau autoclaved aerated concrete/AAC), atau dikenal dengan istilah bata ringan. MU misalnya, memiliki Primacon, Drymix memproduksi iBrick. Hanya, iBrick lebih tepat disebut bata beton ringan karena lebih berat dari bata ringan. Yang lain sebutlah LeichtBric.

Strategi bisnis itu bisa dimengerti karena bata ringan dan mortar instan sama-sama cement based. Jadi, lebih bersenyawa. “Bangunan bata merah bisa dipretelin, bata ringan (dengan pasangan mortar instan) akan pecah karena mengikat kuat,” kata Anto. Bata ringan adalah campuran semen, kapur, pasir silika yang sudah dihaluskan, dan aditif yang dimasukkan ke dalam cetakan-cetakan dan difermentasi seperti adonan kue.

“Karena itu Primacon dan MU kita ibaratkan seperti roti dan selai,” tukasnya. Setelah didiamkan dan mengembang, bata ringan dikeluarkan dan dipotong-potong. Lalu dimasukkan lagi untuk di-steam (autoclave), didinginkan, dan di-packing. Bata ringan muncul sebagai jawaban atas kelemahan bata merah yang tidak memiliki standar kualitas dan variasi ukuran.

Bata ringan terukur kualitasnya, presisi, lebih ringan, dengan tekstur halus dan pori-pori saling menutup (kedap air). Aplikasinya meringankan beban struktur, tahan gempa, dan hemat biaya. Bata ringan juga kedap suara, bisa menjadi insulasi panas, dan tahan api. “Hasil tes saat salah satu sisi Primacon dipanaskan 1.000 derajat lebih selama tiga jam, suhu di sisi yang lain hanya 80 derajat. Jadi, kalau bangunan terbakar di dalamnya masih bisa bertahan tiga jam,“ jelas Anto.

Hanya perlu perhitungan yang cermat soal penggunaan rangka atap, penutup atap, atau apapun di atas struktur bata ringan. Produk juga tidak kuat dipaku karena berongga dan tidak padat. Berat jenis dan kekuatannya sudah dikurangi (di bawah bata merah). “Tapi, sudah cukup banget untuk rumah. Pakai Fischer (produk fixing untuk memasang sesuatu di dinding, Red) aja kalau mau menggantung lukisan atau foto,“ ujar Davy Sukamta, Ketua Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia (HAKI).

Ukuran bata ringan bervariasi tergantung merek (lihat tabel). Beberapa seperti Drymix dan LeichtBric didesain dengan sistem interlock yang sangat menghemat penggunaan perekat. Drymix bahkan memiliki produk plester ringan (one coat system) dengan finishing hanya 15 kg/m2 yang membuat aplikasi bata ringan lebih efisien. “Menghemat hampir 70 persen beban bangunan dibanding sistem plester+aci. Umur bangunan juga lebih awet,” kata Pasha.

Beberapa Produk Bata Ringan/Bata Beton Ringan
Merek Ukuran (cm) Berat (kg/m3) Kuat Tekan (kg/cm3) Harga (Rp/kubik)
i Brick
Primacon
LeichtBrick
21x20x10
20x60x75
60x20x10
1.440
650
490
125
45
-
-
595.000
470.000

Sumber: Wawancara dengan produsen dan survei HousingEstate, Juli 2008

Lestarikan Bata Merah
Menurut Davy, bata ringan memang oke buat rumah, tapi sayang kalau karena itu industri bata merah hilang. Ia sendiri melihat gelagat ke arah itu karena etos kerja industrinya rendah, keseragaman kualitas tidak ada. Karena itu orang jadi malas, lama-lama disingkirkan. Begitu mulai disingkirkan, yang masih menjual banting harga. Standar mutunya makin parah sampai akhirnya hilang.

“Padahal, di Eropa bata merah masih dipakai dan bangunannya bisa bertahan seribu tahun lebih. Berarti bata merah itu sumber yang luar biasa asal pembakarannya baik,“ katanya. Karena itu ia berharap ada intervensi pemerintah untuk melestarikan industri bata merah. “Jangan hanya pemodal kuat yang hidup,“ tukasnya.

Misalnya, dengan membentuk koperasi untuk memajukan industri rakyat. Bahan baku clay (tanah liat) tersedia melimpah. Tinggal meriset di lokasi mana yang bagus kualitasnya. Jangan mengambil dari semua tempat. Setelah itu sediakan tanur (fasilitas pembakaran) memadai di beberapa titik di setiap sentra industri. Pengrajin yang butuh tinggal menyewa, tidak perlu membuat sendiri-sendiri.

Mereka juga diberdayakan membuat bata merah berkualitas dan terstandarisir. “Misalnya, yang benar habis dibakar didiamkan dulu tiga bulan. Waktu segitu bata sudah menyusut sempurna, menyerap kelembaban sampai habis. Tapi, sulit mengharapkan perajin kecil melakukannya, karena perlu modal besar, punya tempat penyimpanan luas. Perlu bantuan pemerintah,“ jelas konsultan struktur berbagai bangunan tinggi ini.



Perbandingan Batu bata dan Hebel (beton ringan)

Dewasa ini bahan bangunan semakin beragam.Mulai dari pengganti bata dengan menggunakan hebel atau plat lantai diganti menggunakan penutup yang berbahan ringan serta untuk atap yang tidak lagi menggunakan kayu sebagai kuda – kuda maupun untuk reng dan usuknya, tetapi saat ini masyarakat tren menggunakan baja ringa sebagai pengganti kayu.

Untuk dinding, dahulu orang cenderung menggunakan batako ataupun batu bata.namun saat ini orang sudah mengenal hebel ( beton ringan ).Sebenarnya beton ringan ini sudah dipergunakan oleh masyarakat swedia pada tahun 1923 sebagai alternatif material bangunan untuk mengurangi penggundulan hutan.Kemudian pada tahun 1943 diJerman dikembangkan lagi oleh Joseph Hebel. Dan di Indonesia sendiri hebel mulai dikenal sejak tahun 1995.

Hebel atau beton ringan untuk bahan adonannya antara lain terdiri dari pasir kwarsa, semen, kapur, sedikit gypsum, air, dan alumunium pasta sebagai bahan pengembang (pengisi udara secara kimiawi). Setelah adonan tercampur sempurna, nantinya akan mengembang selama 7-8 jam. Alumunium pasta yang digunakan dalam adonan tadi, selain berfungsi sebagai pengembang ia berperan dalam mempengaruhi kekerasan beton. Volume aluminium pasta ini berkisar 5-8 persen dari adonan yang dibuat, tergantung kepadatan yang diinginkan. Adonan beton aerasi ini lantas dipotong sesuai ukuran.

Sedang untuk batu bata batu bata terdiri atas jenis bata tanah liat atau lempung, bata pasir kapur, dan bata mortar. Sedangkan dari segi pembuatannya, ada batu bata merah konvensional dan bata press.


Gambar 1. Proses pembuatan batu bata

Untuk segi ukuran batu bata 25 x 12 x 4,5 cm atau lebih kecil beberapa centi. Untuk hebel ukuran lazimnya 20 x 60 x 10 cm atau tebalnya dapat lebih kecil sedikit.Dalam penggunanan bata sebagai penutup dinding biasa digunakan kurang lebih sekitar 85 buah.Sedang untuk hebel rata – rata digunakan sebanyak 8,5 buah.


Gambar 2. Pemasangan hebel yang memerlukan waktu lebih cepat

Apabila dilihat dari segi harga untuk satu buah batu bata berkisar Rp 375,- / buahnya.Untuk hebel Rp 850.000,- /m3. Sehingga harga satuan rata – rata Rp. 8.500,- / buah. Sehingga dalam 1m2 untuk batu bata besar biaya Rp 500,- x 85 = Rp. 42.500,- ( diluar dari speci ).Dan untuk Hebel dalam 1m2 adalah Rp. 8.500,- x 8,5 = Rp. 72.250- ( diluar dari speci ).Memang untuk hebel harga jatuh lebih tinggi. Namun dari segi berat untuk distruktur,hebel lebih ringan dan lebih cepat pengerjaannya.


Untuk pemasangan/ renovasi / bangun rumah dari material hebel

hubungi 08118891919/ 02198671079

08118891909/ 02192655099


Referensi :

Friday, February 11, 2011

Solusi Cerdas Pasca Banjir




banjir

Banjir sudah berlalu, namun masih banyak menyisakan persoalan terutama membersihkan sisa-sisa kotoran. Rehabilitasi pasca banjir, tentu akan lebih bermanfaat apabila dilakukan secara menyeluruh. Sehingga, apabila musim hujan tiba dan banjir datang kembali, rumah kita tidak terendam lagi.

Untuk menyiasati peninggian lantai, pada umumnya dilakukan dengan cara mengurug tanah menggunakan sirtu (pasir batu) yang tentu saja pelaksanaannya akan memakan waktu, selain merusak jalan lingkungan karena truk harus mondar mandir. Namun,.saat ini tersedia bahan panel lantai beton ringan dalam bentuk modul tebal 12,5 cm x lebar 60 cm x panjang mulai bentang 1,5 m hingga 3,25 m. Bahkan tersedia panel lantai untuk bentang hingga 3,75 m dengan ketebalan 15 cm.

Banyak keuntungan yang diperoleh dengan menggunakan panel, sebagai contoh untuk penambahan lantai atas antara lain:

  • Mudah dikerjakan.
  • Kuat tekan yang tinggi namun ringan.
  • Tanpa bekisting, memungkinkan adanya aktifitas di ruang bawah sementara pekerjaan konstruksi berlangsung.
  • Rangka pembesian panel hebel diproteksi dengan coating anti karat serta dirangkai menggunakan las listrik.
  • Insulasi panas yang baik.
  • Insulasi suara yang baik.
  • Keramik bisa segera dipasang di atas panel lantai, tidak ada proses pengeringan di lapangan.
  • Mudah dimobilisasi di ruang terbatas. Sesuai untuk daerah urban yang padat.
  • Memenuhi standar mutu internasional.

Sedangkan untuk pekerjaan peninggian lantai dasar, pemilihan panel lantai umumnya mempertimbangkan hal-hal:

  • Tidak memerlukan waktu untuk pemadatan tanah.
  • Mengurangi resiko penyusutan urugan tanah yang berakibat pada penurunan lantai.
  • Mengurangi mobilisasi material ke lokasi proyek.

Pemasangan panel lantai yang ringan memberikan banyak kemudahan. Ada beberapa cara selain menggunakan tackle atau chainblock dapat juga dijinjing dengan 2-3 orang untuk panel panjang 2 m yang beratnya hanya 115,25 kg.

Adapun jenis dan dimensi panel lantai standar adalah:

Kode Panel

Panjang

Tebal

Berat

Untuk bentang

(m)

(cm)

(kg)

(m)

PF.150.A

1,47

12,5

86,00

1,50

PF.175.A

1,72

12,5

100,62

1,75

PF.200.A

1,97

12,5

115,25

2,00

PF.225.A

2,22

12,5

129,87

2,25

PF.250.A

2,47

12,5

144,50

2,50

PF.275.A

2,72

12,5

159,12

2,75

PF.300.A

2,97

12,5

173,75

3,00

PF.325.A

3,22

12,5

188,37

3,25

PF.300.B

2,97

15,0

208,49

3,00

PF.325.B

3,22

15,0

226,04

3,25

PF.350.B

3,47

15,0

243,59

3,50

PF.375.B

3,72

15,0

261,14

3,75

Panel lantai merupakan material yang ringan dan presisi, yang memberikan jawaban atas berbagai persoalan konstruksi masa kini. Dengan material pre-fabricated ini, proses pengendalian mutu di lapangan sebagian sudah dilakukan di pabrik.

Sudah banyak proyek-proyek yang mempergunakan panel lantai, antara lain:

  • Rumah tinggal di Bintaro Jaya, Kelapa Lilin-Kelapa Gading dan Metro Kencana – Sunter, Jakarta.
  • Bioskop EX Plaza Indonesia, Jakarta.
  • Perumahan Putra Jaya, Malaysia.
  • SMU Dharma Jaya, Jelambar, Jakarta.
  • Pasar Raya Blok-M, Jakarta.
  • FNC Fare Kit Housing, Tahiti, Polynesia.
  • PIZ, jl. Pelajar Pejuang, Bandung.
  • Kantor konsultan Airmas Asri, Jakarta.
  • Pabrik rokok Sukun, Kudus.
  • Pabrik Benang Samudra, Semarang, dsb

Harga terpasang panel sangat terjangkau oleh masyarakat luas. Panel dapat diperoleh di kota-kota seperti Medan, Bandung, Semarang, Surabaya, Samarinda, Banjarmasin dan lebih dari 1.300 toko bangunan di Jabotabek.



hubungi 08118891919/08118891909/087777780035/087777780036