Sunday, June 6, 2010
just cerita
Berceritalah 1 kalimat kepada beberapa teman yg sedang nongkrong bersama. Misalnya; "Anakku yg kelas 4 SD minta les bahasa Inggris lho .."
Kemungkinan besar jawabannya justru begini;
"Wah, kalau anakku malah mintanya les bahasa Mandarin."
"Anakku kudaftarin les renang, tapi sebentar minta berhenti .."
"Anakku sudah 2 tahun terakhir ikut les piano dan sering menang kontes..".
"Istriku, eh .. anakku malah selalu pipis di celana saat ikut les renang."
Jaka Sembung makan ikan. Gak nyambung kan?
Anda bercerita tentang anak anda, tapi tak ada yg menanggapi cerita tentang anak anda, misalkan memberikan referensi tentang tempat kursus bahasa Inggris yg bagus atau hal lainnya. Semua justru sibuk bercerita TENTANG DIRINYA SENDIRI.
Kita semua perlu tahu bahwa minat dan ketertarikan terbesar manusia sebenarnya adalah kepada dirinya sendiri. Buatlah mereka bercerita tentang diri mereka sendiri, pasti akan dilakukan mereka dgn senang hati.
Saat ini teknik menjual (selling skill) yang populer adalah MENJUAL SECARA KONSULTATIF. Yaitu dgn cara melakukan teknik probing (penyelidikan) secara terselubung (close) ataupun terang terangan (open), guna mengetahui kebutuhan dan keinginan konsumen, sebelum anda menawarkan produk barang atau jasa yg sesuai dgn keinginan dan kebutuhan mereka.
Sudahkah sales force anda melakukan TEKNIK MENJUAL SECARA KONSULTATIF? Yang memiliki urutan; Probing - Supporting - Closing.
Atau masih memakai gaya lama, Tell and Sell (Katakan dan Jual)?
Jika anda ingin OMSET PENJUALAN naik, hubungi ... untuk mengajarkan SELLING SKILL kepada sales force anda.
Saturday, May 29, 2010
Untung-Rugi Beli Kaveling Siap Bangun
Barangkali, Anda sering mendengar tawaran membeli KSB (kaveling siap bangun) dari satu pengembang perumahan. Atau, bisa pula penawaran tersebut bermuasal dari perorangan pemilik lahan.
Anda mungkin lantas berpikir, “Wah, mengapa mesti susah membangun rumah di kaveling kosong? Bukankah lebih mudah membeli rumah ready stock dari pengembang ataupun perorangan?” Itu pikiran yang mengidap kebenaran. Namun, sadarlah bahwa membeli KSB pun bisa berbuah untung.
Apa saja keuntungan tersebut? Simaklah hal berikut:
1. Bila membangun rumah sendiri di atas KSB, desain rumah bisa disesuaikan dengan selera dan kebutuhan Anda. Semisal, perbandingan antara lahan kosong dengan bangunan bisa Anda tentukan sendiri sesuai selera—tentu saja di sini aturan tata ruang dari pemerintah setempat tetap perlu diperhatikan. Sudah tentu, hal ini tak bisa ditemui bila Anda membeli rumah ready stock.
Oh, ya, sekadar catatan, bila KSB terletak di sebuah kompleks real estat, pengembang kadang memberikan beberapa acuan yang mesti ditaati. Misal, fasad rumah mesti bergaya modern minimalis agar seragam dengan rumah lain di kawasan tersebut.
2. Biaya yang dikeluarkan bisa lebih murah. Ini hal yang tak mengherankan karena keuntungan buat pengembang tak perlu ada.
3. Kualitas bangunan bisa lebih terjaga. Ada syarat untuk hal ini: Anda mesti rajin mengontrol proses pembangunan rumah tersebut.
4. Pembangunan rumah bisa diangsur, disesuaikan dengan dana-waktu yang tersedia. Untuk Anda yang punya konsep rumah tumbuh, tentu hal ini sangat menyenangkan. Maklum, setelah memunyai satu rencana induk pembangunan, rumah bisa Anda dirikan secara bertahap.
Bila KSB itu ada di satu kompleks real estat, mungkin Anda perlu memerhatikan ketentuan bahwa dalam jangka waktu tertentu sejak dibeli (misalnya dua tahun), kaveling itu harus mulai diisi bangunan. Tak boleh selamanya dibiarkan kosong.
Selain keuntungan-keuntungan itu, sejumlah hal bisa membuat Anda rugi. Pertama, biaya pembangunan rumah di atas KSB bisa menggelembung, antara lain bila Anda terus ingin mengikuti selera. Bila ini terjadi, biaya yang dikeluarkan bisa melebihi pembelian rumah ready stock.
Kedua, bila KSB itu berlokasi di luar kompleks real estat, Anda tentu tak bisa menikmati fasilitas nan lengkap keluaran pengembang. Pun, biasanya harga rumah non-real estat lebih lambat naik.
Ketiga, bila Anda membeli KSB di satu kompleks real estat, biasanya sertifikat belum dipecah oleh sang pengembang (belum atas nama Anda). Pemecahan baru dilakukan saat rumah sudah dibangun. Alhasil, kalau Anda berniat menjaminkan KSB itu ke bank demi dana membangun rumah, biasanya bank itu sulit menerima.
Keempat, KSB keluaran pengembang biasanya mesti dibeli tunai. Atau, kalaupun pembayarannya bisa diangsur, paling-paling menggunakan kredit in-house keluaran pengembang yang punya maksimal masa angsuran 60 bulan.
Dhit/Berbagai Sumber
Foto: Gettyimages/i-Works amanaimages RF
Tuesday, May 25, 2010
Ciputra: Ini Kali Kedua Indonesia Jadi Tuan Rumah Kongres FIABCI
NUSA DUA, BALI, KOMPAS.com — Mantan Presiden FIABCI dunia, Ciputra, mengatakan, ia bersyukur Kongres Ke-61 FIABCI (Federasi Real Estat Internasional) dapat diselenggarakan di Indonesia. Ini merupakan kali kedua Indonesia menjadi tuan rumah Kongres FIABCI. Sebelumnya, Indonesia pernah menjadi tuan rumah pada tahun 1983 ketika Ciputra menjadi Ketua REI dan Presiden FIABCI Indonesia.
Menurut Ciputra, sebetulnya Indonesia sudah dijadwalkan menjadi tuan rumah FIABCI pada tahun 1998. Namun, pada tahun itu Jakarta dilanda kerusuhan Mei dan nama Indonesia agak tercemar karena sebagian peserta sudah mendaftar dan membayar tetapi kongres dibatalkan begitu saja.
"Namun, sekarang, setelah 12 tahun berlalu, kami melakukan usaha yang keras untuk merehabilitasi nama Indonesia di mata anggota FIABCI. Kami membayar uang 120.000 dollar AS untuk memberi ganti rugi kepada FIABCI agar Indonesia dapat menggelar kembali kongres dunia di Indonesia. Anggota REI membayar ini secara gotong royong," cerita Ciputra, yang merupakan orang Indonesia petama dan orang Asia ketiga yang menjadi Presiden FIABCI dunia pada tahun 1987.
Menurut tokoh properti Indonesia ini, sebenarnya Indonesia tidak perlu membayar uang itu karena FIABCI sudah menghapus pembukuan 12 tahun lalu. Namun dalam hati, mereka masih membicarakan Indonesia yang membatalkan kongres begitu saja pada Mei 1998. "Karena itulah saya memelopori agar Indonesia membayar ganti rugi kepada FIABCI sehingga Indonesia dapat kembali menjadi tuan rumah Kongres FIABCI. Kali ini diadakan di Nusa Dua, Bali," ungkap Ciputra.
Menurut pendiri REI ini, Indonesia layak bersyukur karena seharusnya Indonesia menjadi tuan rumah 40 tahun lagi. Namun, Indonesia sebagai bangsa dihargai dunia internasional. Apalagi, saat ini pertumbuhan ekonomi kita tumbuh dengan baik.
"Dan saya bangga melihat generasi muda yang meneruskan organisasi Real Estat Indonesia (REI). REI adalah organisasi profesi paling baik di Indonesia. Kader-kader REI, Ferry Soeneville, Siswono Yudo Husodo, dan Mohammad S Hidayat, mendapat posisi penting dalam swasta dan pemerintahan," kata Ciputra dengan bangga.
REI, kata Ciputra, adalah tuan rumah di negeri sendiri. Jumlah anggota REI saat ini sekitar 2.000. Anggota REI aktif di dunia internasional dan asosiasi internasional. "Kami belajar banyak dari FIABCI bagaimana menangani bisnis properti. Kami belajar soal broker dan manajemen properti. Dan Indonesia begitu kuat. Dalam Kongres FIABCI di Bali, peserta dari Indonesia berjumlah 600 orang dan peserta luar negeri sekitar 400. Ini sudah kami anggap sukses," kata Ciputra berseri-seri.
Ciputra adalah orang Indonesia pertama dan orang Asia ketiga yang menjadi Presiden FIABCI dunia pada tahun 1987. Pengaruh Ciputra dalam Federasi Real Estat Internasional hingga kini masih sangat kuat.
"Saya berharap Kongres FIABCI memberi dampak yang baik bagi tuan rumah, Bali, dan juga bagi peserta kongres. Kami ingin orang asing tahu keramahtamahan orang Indonesia, khususnya masyarakat Bali," ungkapnya.
KSP
Ciputra: Sekarang Abad Asia
NUSA DUA, KOMPAS.com — Ciputra selaku tokoh properti Indonesia menegaskan bahwa saat ini merupakan abad Asia dalam dunia properti.
“Jika sebelumnya FIABCI berorientasi ke Barat, sekarang FIABCI netral. Dan saat ini adalah abad Asia. (Hal itu bisa dilihat dari) bagaimana anggota FIABCI dari Asia memenangi penghargaan tertinggi dalam dunia properti, Prix d’Excellent. Kualitas properti di Asia makin bagus, standarnya makin tinggi, dan banyak properti Asia yang masuk nominasi,” kata Ciputra, Selasa (25/5/2010).
Menurut Ciputra, Fédération Internationale des Administrateurs de Biens et Conseils lmmobiliers (FIABCI) Asia Pasifik salah satu chapter yang sangat sukses dalam organisasi FIABCI dunia. Ini dilihat dari jumlah keanggotaan dan juga kegiatannya. Prix d’Excellent adalah satu produknya.
“Saya senang melihat anggota FIABCI terus bertambah. Anggota dari Timur Tengah langsung bergabung 22 orang sekaligus. Ini bukti bahwa FIABCI bukan teori,” kata Ciputra.
Ciputra mengatakan, saat ini FIABCI masuk dalam era baru, masuk dalam era teknologi tinggi. “Saya berharap semua peserta kongres senang berada di Bali,” katanya.
KSP
Editor: ksp
Kredit KPR Bank Mandiri Syariah
Pembiayaan Griya BSM memungkinkan anda memiliki rumah idaman dengan pembiayaan yang sesuai SYARIAH, angsuran ringan dan tetap serta proses yang cepat.
- Angsuran ringan dan tetap hingga jatuh tempo pembiayaan
-Fleksibel untuk rumah baru dan bekas
- Proses yang mudah dan cepat ( 3 hari untuk rumah baru dan 7 hari untuk rumah bekas)
- Jangka waktu Pembiayaan hingga 10 tahun
- Plafon pembiayaan hingga 5 milyar ( jabodetabek) dan 1 milyar (luar jabodetabek)
Persyaratan :
- WNI Cakap Hukum
- Karyawan dengan penghasilan tetap (jangka waktu hingga 10 tahun)
- Wiraswasta dan profesional (jangka waktu 5 tahun)
- Usia Karyawan minimal 21 tahun dan pada saat jatuh tempo pembiayaan usia maksimum 55 tahun, atau belum pensiun. sedangkan wiraswasta dan profesional pada saat jatuh tempo fasilitas pembiayaan usia maksimum 60 tahun
Dokumen Persyaratan : **

http://www.rumah123.com/clients/bsm/






